Tampilkan postingan dengan label aneh tapi nyata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aneh tapi nyata. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Januari 2012

Hiii... Ada Hotel Jenazah di Jepang

SAAT ini, banyak hotel unik tersebar di penjuru dunia; hotel es di Swedia, hotel garam di Bolivia, ataupun hotel bawah laut di Fiji. Hotel satu ini lebih unik, bukan karena bahan pembangun maupun lokasinya, melainkan penghuninya.

Hotel Lastel di Yokohama, Jepang, ini dikhususkan untuk orang yang telah meninggal. Dari luar, hotel terlihat seperti hotel-hotel pada umumnya. Hotel ini dimiliki seorang pengusaha Yokohama bernama Hisayoshi Temura, yang sebelumnya sudah memiliki bisnis kuburan dan rumah duka.

Jepang adalah sebuah negara dengan tingkat kematian cukup tinggi, sekira 1,6 juta jiwa per tahun. Sehingga, bisnis yang bersangkutan dengan kematian menjadi suatu pasar menarik di negara ini.

Hotel ini digunakan untuk 'menginap' jenazah-jenazah yang dimasukkan dalam peti mati, yang menunggu untuk dimasukkan dalam krematorium. Mayat-mayat disimpan dalam peti mati pendingin dengan harga USD157 (sekira Rp1,4 juta) lalu didiamkan hingga sudah mendapatkan tempat di krematorium. Demikian seperti dikutip Odditycentral, Jumat (27/1/2012).

Sistem penyimpanan mayat di hotel ini tidak main-main, memiliki sistem canggih dan otomatis. Selama itu, keluarga jenazah dapat setiap hari melihat keluarga mereka yang disemayamkan. Hotel Lastel juga memiliki staf-staf yang siap membersihkan peti mati, menyediakan makanan bagi keluarga yang menjenguk, dan memberi bunga di setiap kamar. - Okezone


Kamis, 22 Desember 2011

Bola Misterius dari Luar Angkasa

Belum ada seorang pun yang tahu apa benda bulat dari logam yang jatuh di sebuah gurun di utara Namibia itu. Beratnya sekitar 6,5 kg dengan diameter 35 centimeter.

Saat menghantam permukaan tanah, benda tersebut membentuk kawah sedalam 30 centimeter dan selebar 32,5 centimeter. Bola misterius itu sendiri ditemukan sekitar 150 centimeter dari kawah yang terbentuk.

Penduduk lokal mengaku mendengar beberapa kali bunyi ledakan sebelum ditemukan benda tersebut oleh salah seorang petani. Temuan benda itupun langsung mendapat respon saat tersebar di internet. Sebagian berpendapat itu adalah bukti adanya kehidupan lain di luar angkasa.

Namun, Direktur forensik kepolisian setempat Paul Ludik tak mau berspekulasi sehingga langsung mengontak pihak berwenang. NASA dan badan antariksa Eropa (ESA) sudah siap meneliti apa sebenarnya benda tersebut. Salah satu dugaan kuat benda tersebut adalah tanki hidrazine yang digunakan untuk menyimpan senyawa yang mudah terbakar di satelit.

Benda tersebut sebenarnya ditemukan sejak sebulan lalu, namun baru dipublikasikan baru-baru ini. Suara ledakan yang terdengar saat jatuh mungkin sonic boom saat kecepatannya menembus Bumi mencapai ambang supersonic.

Benda-benda langit yang jatuh ke Bumi memang beberapa kali tidak habis terbakar karena menggunakna material yang sangat kuat. Saat satelit UARS (Upper Atmosphere Research Satellite) milik NASA dan satelit Rontgen milik Jerman jatuh beberapa waktu lalu, diperkirakan ada sisa material yang jatuh sampai ke Bumi.

Namun, apa material yang ditemukan di Namibia tetap masih menjadi pertanyaan. Yang pasti material yang digunakan tahan panas sangat tinggi sehingga tahan menembus atmosfer.-KOMPAS