Sabtu, 28 Januari 2012

PKS Puji Langkah Bupati Bima yang Mencabut Izin PT SMN

Pencabutan izin usaha pertambangan PT Sumber Mineral Nusantara (SMN) oleh bupati Bima Ferry Zulkarnain mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Apalagi bila keputusan mencabut izin tersebut bersifat permanen.

"Saya harap semua pihak menahan diri agar situasi bisa kondusif dan semoga kebijakan ini akan mengakhiri konflik di Bima," kata anggota Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboebakar Alhabsy, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Minggu, 29/1).

Ke depan, Abobakar berharap pemerintah daerah dan semua pemangku kepentingan di Bima bisa fokus membangun daerah sehingga bisa menyejahterakan masyarakat. Sementara untuk berbagai persoalan hukum, Polri harus mengedepankan prinsip profesionalisme dan keadilan.

"Tak dapat dipungkiri sejarah telah mencatat dengan tinta hitam soal tindakan Polri yang memakan korban, jadi jangan hanya menyalahkan warga bila trust mereka ke aparat di lapangan menjadi luntur. Karenanya Polisi perlu kembali membagun citra mereka di masyarakat," tegas Habib, panggilan akrab Aboebakar.

Habib juga menegaskan bahwa penegak hukum jangan cuma mengadili masyarakat sipil yang telah merusak fasilitas umum. Penegak hukum juga harus menghukum aparat yang menganiaya dan bahkan membunuh demonstran.-RMOL


Ramadhan Pohan: Saya Siap Dipenjara

Wakil Sekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan sudah menerima surat somasi dari kuasa hukum Ketua Umum Aburizal Bakrie, Rudy Alfonso. Namun Ramadhan tidak berniat sama sekali untuk menarik ucapannya atau meminta maaf.

"Lebih baik saya dipenjara daripada sebagai anggota DPR tidak berbicara apa-apa dan tidak menyampaikan aspirasi masyarakat," kata Ramadhan Pohan, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Minggu, 29/1).

Ramadhan pun mengatakan bahwa dirinya tidak memfitnah dan membenci Aburizal Bakrie. Dia hanya menyampaikan ada indikasi keterlibatan Aburizal Bakrie dalam PT Sumber Mineral Nusantara (SMN), yang kini telah dicabut izinnya oleh Bupati Bima.

"Saya kan cuma mengatakan indikasi. Sedangkan Bambang Soesatyo dan orang-orang Golkar sering menuduh dan memfitnah Pak SBY tanpa bukti, tapi tidak pernah dipolisikan. Sekali lagi saya siap dipenjara daripada diam," tegas Ramadhan Pohan.

Kasus ini bermula ketika Ramadhan Pohan menuding Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Sebagaimana diberitakan JPNN (Jumat, 6/1), Ramadhan mengatakan keberpihakan Bupati Bima, Ferry Zulkarnain, dalam membela perusahaan tambang PT Sumber Mineral Nusantara (PT SMN) karena PT SMN pendukung utama pemenangan Ferry pada pemilu lalu. Ramadhan juga mengatakan bahwa PT SMN merupakan mesin ATM Aburizal Bakrie melalui Bupati Bima. -RMOL


Viagra Efektif Perangi Tumor Kulit

SEBUAH penelitian yang diketuai oleh Dr. Alfred Lane, seorang profesor dari Dermatology and Pediatrics di Stanford University School of Medicine, melaporkan bahwa bahan aktif dalam Viagra, sildenafil, dapat membantu memperkecil pembengkakan akibat salah satu tumor jinak di kulit.

Penelitian yang juga dikutip dari drugs.com, menyebutkan bahwa para orang tua dengan anak kecil yang memiliki gangguan kulit akibat malformasi limfatik, dapat bernafas lega.

Pasalnya, dalam penelitian disebutkan bahwa penggunaan Viagra dapat mengurangi ukuran pertumbuhan benjolan atau mengeringkan cairan getah bening pada tumor yang biasanya terjadi di kepala, leher, paha dan ketiak.

Meski demikian, Lane menyebutkan dalam penggunaan Viagra memiliki beberapa efek seperti, pusing, mimisan, mual, dan sedikit gangguan pada mata. Studi tersebut telah dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine Januari 2012. -Media Indonesia

Pertamina Bangun Terminal Minyak Mentah Senilai US$450 juta

PT Pertamina (Persero) telah mempersiapkan proses tender untuk segera merealisasikan proyek Centralized Crude Terminal (CCT) Lawe-lawe senilai US$450 juta dengan kapasitas penyimpanan minyak mentah hingga 25 juta barrel atau setara dengan 25 hari cadangan operasi kilang dalam negeri.

Proyek ini juga bertujuan untuk meningkatkan security energi serta memberikan fleksibilitas untuk Pertamina didalam mencampur kombinasi antara penyerapan minyak mentah domestic dan impor. CCT Lawe lawe juga akan dikembangkan menjadi crude hub di Asia Tenggara serta merupakan bagian dari rencana jangka panjang Pertamina untuk menciptakan energi hub di beberapa wilayah Indonesia.

Proyek CCT Lawe-lawe akan menyediakan fasilitas pencampuran minyak mentah, termasuk minyak mentah domestik yang memiliki tingkat kontaminan tinggi, sehingga memungkinkan pembelian minyak mentah dengan berbagai jenis dengan harga yang kompetitif. CCT Lawe-lawe akan menjadi fasilitas pencadangan stok minyak mentah untuk semua kilang pengolahan dalam negeri.

"Pembangunan CCT Lawe-lawe akan berupa Crude Storage beserta fasilitas penerimaan dan blending dengan tujuan meningkatkan ketahanan stok minyak mentah dengan memaksimalkan penyerapan minyak mentah domestik sehingga menekan impor yang secara langsung juga akan berpengaruh pada penurunan biaya pengapalan minyak mentah yang cukup tinggi," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun di Jakarta, Minggu (29/1).

Rencana proyek yang telah dikaji sejak tahun lalu tersebut untuk mengantisipasi beberapa hal seperti kecenderungan menurunnya produksi minyak mentah domestik, keterbatasan spesifikasi minyak mentah yang dapat diolah oleh kilang, serta tingginya biaya transportasi minyak mentah impor, serta fluktuasi harga minyak mentah dunia.

Proyek tersebut juga diselaraskan dengan rencana pengembangan kilang-kilang yang dioperasikan dan yang akan dibangunPertamina. Dengan keberadaan CCT Lawe-lawe nantinya diharapkan fleksibilitas throughput kilang meningkat, serta semakin tingginya kualitas minyak mentah sehingga margin kilang akan semakin membaik.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, Pertamina menyiapkan investasi sekitar US$450 juta. "Proses lelang dan engineering, procurement and construction (EPC) akan dimulai tahun ini."

CCT Lawe-Lawe akan memiliki kapasitas lebih dari 25 juta barel minyak mentah, yang terdiri dari 25 tangki penampungan. Proyek tersebut direncanakan dalam dua tahapan dan ditargetkan akan tuntas secara keseluruhan pada 2014.

Sejauh ini, Pertamina telah menyelesaikan proses analisis dampak lingkungan (AMDAL) di areal proyek CCT seluas 750 hektare di Lawe-lawe, Penajam Pasir Utara, Kalimantan Timur. Pemerintah Daerah setempat juga telah menyatakan dukungannya, berupa percepatan proses perizinan agar proyek tersebut bisa segera direalisasikan.-Media Indonesia


Presiden Nonaktif Yaman Berobat ke AS

Presiden nonaktif Yaman Ali Abdullah Saleh, Sabtu kemarin(28/1), tiba di London dan dijadwalkan mengunjungi Amerika Serikat untuk pengobatan, setelah singgah enam hari di Oman.

Kantor berita resmi Yaman, Saba, Saleh meninggalkan Yaman pada Minggu malam (22/1), setelah parlemen Yaman menyetujui peraturan yang memberi dia kekebalan penuh dari hukuman sejalan dengan kesepakatan peralihan kekuasaan yang diperantarai Teluk.

Pada Rabu (25/1), Washington memberi Saleh kekebalan diplomatik dan memberi dia visa terbatas untuk menjalani pengobatan medis di Amerika Serikat.

Berdasarkan kesepakatan peralihan kekuasaan yang ditandatangani oleh Saleh dan oposisi pada November 2011 guna mengakhiri 11 bulan protes yang menuntut penggulingannya, Saleh mesti menyerahkan kekuasaan sebagai imbalan bagi kekebalan dari hukuman.

Wakil Saleh, Abd-Rabbu Mansour Hadi, membentuk pemerintah koalisi yang dipimpin oposisi pada Desember dan menyerukan pemilihan presiden pada 21 Februari.

Hadi diangkat oleh parlemen sebagai calon presiden tunggal dan diperkirakan akan memimpin pemerintah mendatang selama dua tahun masa peralihan, demikian laporan Xinhua, Minggu pagi (29/1).

Di dalam pidato perpisahan Ahad, Saleh mengatakan ia akan kembali ke Sana'a untuk menghadiri pelantikan Hadi.

Departemen Luar Negeri AS, Senin (23/1), menyatakan Washington percaya ketidakhadiran Saleh akan memfasilitasi proses peralihan di Yaman.

Negara Arab itu telah dilanda krisis politik selama berbulan-bulan yang dipicu oleh protes massal yang menuntut penggulingan Saleh.

Sebanyak 2.000 orang telah tewas dan ribuan orang lagi cedera sejak protes meletus pada penghujung Januari 2011.

Kendati ada rencana penyelesaian politik, klausul kekebalan di dalam kesepakatan tersebut memicu protes harian di seluruh negara itu, guna menuntut Saleh dan para pembantunya akan diadili.

Mereka menghadapi tuntutan "membunuh banyak orang dalam serangan terhadap kamp pemrotes, (dan) penggunaan penembak gelap dan serangan bersenjata terhadap peserta pawai selama kerusuhan 11-bulan di negeri tersebut"-Media Indonesia