Kamis, 19 April 2012

Badai Washi Sudah Tewaskan 1.000 Orang

Jumlah korban tewas akibat badai tropis Washi sudah melampaui angka 1.000, pemerintah Filipina mengumumkan, Selasa (20/12/2011), sementara pemerintah setempat mempersiapkan pemakaman massal untuk para korban.

Dewan pengawas bencana mengatakan data terakhir menyebut jumlah korban tewas yang tercatat adalah 957 orang, sedangkan warga yang hilang berjumlah 49 orang. Badai Washi menghantam wilayah selatan Pulau Mindanao dan sekitarnya sepanjang akhir pekan lalu.


Sehari sebelumnya, lembaga pemerintah itu mengumumkan 662 orang tewas dan 82 orang hilang sementara data Palang Merah Filipina menyebut 713 orang hilang dan 563 orang hilang.

Dua kota pelabuhan di wilayah itu, Cagayan de Oro dan Iligan, merupakan wilayah yang paling menderita. Cagayan de Oro kehilangan 579 jiwa sementara 279 warga Iligan tewas.

Kepala dewan penanggulangan bencana Benito Ramos mengatakan, jumlah orang tewas terus meningkat setelah banyak jenazah korban ditemukan mengapung di laut. "Selama tiga hari tubuh-tubuh korban berada di bawah permukaan, tetapi sekarang mayat-mayat itu mulai membusuk, menggelembung dan terapung di permukaan laut," ujar Ramos.

Badai Washi membawa serta hujan deras yang mengakibatkan meluapnya sungai hingga menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor. Bencana itu terjadi pada malam hari, ketika warga tengah tertidur hingga tidak sempat menyelamatkan diri.

Jumlah korban tewas yang sangat banyak melampaui kapasitas rumah-rumah penyimpanan jenazah sehingga banyak jasad yang tergeletak dimana-mana.

Pemerintah kota Cagayan dan Oro dan Iligan memutuskan untuk memakamkan secara massal jenazah-jenazah korban Washi yang tidak teridentifikasi. Hal itu dilakukan untuk menghindari penyebaran penyakit dan bau mayat yang menyengat.

Presiden Filipina Benigno Aquino dijadwalkan mengunjungi kedua kota itu hari ini untuk meninjau kerusakan dan upaya pertolongan dan penyebaran bantuan.-KOMPAS




Tidak ada komentar:

Posting Komentar